Kamis, 14 Juni 2018

Inovasi Kemenpar dan KPAI Buat Formula Wisata Ramah Anak


Jakarta (WartaMerdeka) - Kementerian Pariwisata dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia/KPAI, buat formula khusus bagi penyelenggaraan pariwisata yang ramah anak, terutama pada hari liburan sekolah tahun ajaran 2017/2018 terkait dengan libur Idul Fitri 1439 H. 



Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, menyampaikan bahwa “isu terhadap keselamatan anak yang sedang beriwisata ini akan mencuat. Kami menyikapi isu ini secara serius. Kami akan bekerjasama dengan _stakeholder_ untuk menetapkan standar wisata ramah anak.” 



Menurut Rizki, upaya yang bisa dilakukan dalam pariwisata ramah anak misalnya penyedia jasa bisa memberikan himbauan mengenai arena wisata tertentu yang hanya boleh dikunjungi oleh usia dewasa, atau ada batas tinggi badan yang diterapkan sehingga tinggi badan tertentu tidak boleh masuk. Selain itu, penyedia jasa pariwisata harus memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung. Di sisi lain, pengunjung juga diharapkan menaati peraturan yang diberikan oleh pengelola lokasi wisata. 



Standar _nomadic tourism_,  _digital tourism_ akan disusun kembali bersama asosiasi pariwisata misalnya agen travel dan komunitas seperti apa yang bisa membuka _open trip_ dan bagaimana standarnya. Tempat bermain juga harus memiliki SOP (standar operasi prosedur), sesuai dengan usia sehingga bila ada kemungkinan anak terjatuh, harus ada pengaman atau bila tidak ada, makan orang tua dan petugas mengawasai. 



Rizki melanjutkan, kerja sama ini harus dilanjutkan karena isu seperti ini akan semakin banyak. Kemenpar akan menggandeng pihak terkait untuk mencari standar internasional. Tujuan mengangkat isu ini adalah berkurangnya tingkat kecelakaan anak di lokasi wisata. 



Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan pariwisata ramah anak. Pertama, aspek keamanan harus menjadi dasar penyelenggara wisata dan _stakeholeder_ agar anak-anak terjamin keselamatannya. Kedua kenyamanan, dimana penyelenggara atau pelaku wisata harus memberikan info cukup kepada pengguna jasa, kenyamananan memadai, serta memberikan tanda-tanda peringatan. 
Ketiga, terkait aksesibilitas karena aspek ini bertujuan agar semua anak Indonesia harus terfasilitasi. Diharapkan anak berkebutuhan khusus bisa menikmati wisata di tempat wisata, khususnya wisata edukasi supaya tidak ada diskriminasi. 



Sementara itu, Ketua KPAI Susanto mengatakan, saat liburan pihaknya memberikan perhatian pada lokasi wisata terutama saat mudik ini. KPAI memperkirakan jumlah wisatawan di zona wisata sangat tinggi.  Dia menyarankan agar menghindari destinasi wisata alam yang tidak pas untuk anak di bawah usia 3 tahun atau batita. Manajemen pariwisata harus memberikan info yang jelas anak untuk pergi ke mana.  



Susanto juga mengatakan orang tua harus memberi arahan dan mempunyai persiapan lebih bila mengajak anak ke lokasi wisata. "Mempersiapkan _guidance_ kepada anak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Termasuk saat anak-anak ingin melakukan _selfie_ pada posisi yang membahayakan. Orang tua harus memberi pemahaman," kata Susanto. 



Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kolaborasi antara Kemenpar dan KPAI. Menurutnya, saat ini di Indonesia berbagai destinasi sudah sangat ramah bagi keluarga dan anak-anak. 



Menurut laporan The Telegraph, pariwisata Indonesia masuk dalam Top 20 Fastest Growing Travel Destinations in the world. Negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Thailand adalah negara relatif kecil dan Indonesia besar. Indonesia adalah negara besar dengan kecepatan yang sangat tinggi. "Jadi seluruh yang ada di ruangan ini dan pelosok tanah air, anda kalau berbicara tentang pariwisata kepala kita harus tegak. Kita sudah masuk pada jajaran pemain dunia," tegas Menpar Arief. 



Menurut data KPAI, tahun 2011-2017 ada 1758 kasus _trafficking_ anak (diskotik, karaoke, dan tempat hiburan malam). Tahun 2011-2017  ada 442 kasus anak di Bareskrim Polri Bidang PTPPO. Tahun 2005-2017 1155 korban anak. Data tahun 2018, ada 8 kasus trafficking, 13 kasus eksploitasi seks komersial anak, 9 kasus prostitusi, 2  kasus eksploitasi pekerja anak (pn)  Foto: Dok.Kemenpar - Sumber IndonesiaMandiri.id
Share:

Inovasi KAI persembahkan Kereta Sleeper

Jakarta (WartaMerdeka) - PT Kereta Api Indonesia/KAI sambut musim liburan Hari Raya Idul Fitri kali ini dengan hadiah spesial memperkenalkan kereta “super eksekutif” yang disebutnya Kereta Sleeper.

Meski baru diperkenalkan dengan satu gerbong saja sebagai percobaan dengan isi penumpang 18 orang dari rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dengan rute Gambir - Surabaya Pasar Turi, tetapi kehadirannya mampu menyita perhatian publik.

Hampir seratus wartawan ikut hadir melihat peluncuran perdana Kereta Sleeper mulai dari Stasiun Kota menuju Gambir (12/6). “Ini kami lepas untuk percobaan. Jadi ini masih promo," kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Stasiun Gambir beserta jajaran direksi, komisarisnya.

Perjalanan perdana menuju Surabaya ini dikenai biaya per orang Rp.900.000 sekali jalan selama masa promo sebulan ini. Dan rute yang digunakan hanya untuk Jakarta-Surabaya pp sehari dua kali.

Bentuk layanan “super eksekutif” yang diberikan kepada masyarakat mulai dari kursi dapat direbahkan 170 derajat secara elektrik, sandaran kaki elektrik, hiburan spesial berupa TV 12 inchi dengan headset, USB charging power source, foldable food tray, bantal dan selimut, tempat sampah, kaca, cup holder, kompartemen untuk menyimpan alas kaki, majalah, coat hanger yang semuanya tersedia privat per penumpang per kursi serta mendapat makan-minum gratis (ab)  Foto: HumasKAI - Sumber : IndonesiaMandiri.id
Share:

Minggu, 03 Juni 2018

Ketumbar gantikan Cincin Jantung

Jakarta, (WartaMerdeka) - Seperti yang pernah dilansir di Warta WA Terkini, yang mencerikatan pegalaman seseorang. saat divonis pasang *cincin untuk Jantung* di RS. Pelamonia yang ditangani oleh  Dr. Hafidz spesialis jantung. Begini selengkapnya...

Namun om saya meminta waktu untuk berpikir dulu
Suatu ketika Om saya  bertemu dgn temannya seorang ahli Farmasi di Jakarta lalu dia menyampaikan Vonis dari Dr.Jantung tsb.

Teman Om saya  menyarankan utk mengkonsumsi *ketumbar* yang banyak dijual di pasar tradisional.

Alhamdulillah.. Setelah 3 bulan mengkonsumsi *ketumbar* Lalu Om saya kembali konsultasi dengan dokter spesialis Jantung di RS. PELAMONIA.

Dari  hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa  penyumbatan2 telah bersih.
Nasehat inilah yang om saya sampaikan ketika ada pertemuan keluarga dan Insya Allah  aman dikonsumsi di segala usia.

Cara mengkonsumsi KETUMBAR.
tuangkan ketumbar 1 atau 2 sendok teh Lalu diseduh dengan air panas.
Setelah air mengeluarkan zat2nya sekitar 15-20 menit maka ketumbar boleh disaring dan airnya diminum.

Om saya minum setiap hari di waktu subuh.

Alhamdulillah.. Saya juga sudah konsumsi selama sebulan ( Januari kemarin ) 

Biasanya pagi2 kadang masih sering menguap tapi setelah konsumsi KETUMBAR sudah tidak lagi
Kata om saya, ketumbar melancarkan penyumbatan2 kolesterol yang ada di saluran peredaran darah. (EW) Foto - Istimewa
Share:

Jip Anti Drone

Jakarta (WartaMerdeka) - MLIDS merupakan sebuah sistem sekumpulan perangkat sensor yang berlainnan dan metode senjata yang di integrasikan oleh pihak DRS untuk memenuhi tuntutan misi kontra-drone. Dipasang pada sebuah kubah diatas kendaraan taktis ringan yang memiliki sistem perlindungan yang prima atau MATV (Mine resistance Ambush-protected Tacktical Vehicle).  

Leonardo DRS mendapat kontrak dari pihak Angkatan Darat Amerika Serikat untuk membuat sejumlah kecil sistem senjata untuk dipasang di kendaraan guna menghadapi drone. 


Kemampuan dari sistem yang disebut sebagai “Mobile Low, Slow Unmanned Aerial Vehicle Integrated Defense Systems” atau MLIDS, mulai diuji pada Mei ini di medan uji Yuma, Arizona. Kontrak yang diperoleh oleh DRS mencapai US $42 juta. 


Saat ini ada dua kendaraan yang dipersiapkan.  MATV yang pertama akan dipasangi sistem elektro-optik infra merah, peralatan pengintai dan Battlefield Reconnaissance Equipment – sehingga kendaraan mampu mengidentifikasi dan menjejaki arah terbangnya drone. Termasuk drone dengan kemampuan EWS (electronic warfare system) jammer. 



MATV kedua dilengkapi MLIDS yang sedikit berbeda. Selain kamera, juga dipasangi radar yang dapat mendeteksi dan menjejaki arah terbang drone. Dan juga dilengkapi dengan berbagai system senjata berkemampuan kinetic untuk menghancurkan drone, misalkan kubah dengan senjata kaliber 50/12,7 mm (mah). Foto: Istimewa 

Sumber - IM
Share:

Senin, 28 Mei 2018

Empat Pelaku Pembantai Beruang Madu di Riau akan Disidangkan

Pekanbaru (WartaMerdeka) - Kepala Balai Gakkum KLHK (Penegakkan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Wilayah Sumatera, Edward Sembiring berharap agar masyarakat mengetahui bahwa perburuan dan perdagangan satwa liar dilindungi atau bagian-bagiannya merupakan perbuatan pidana.

Berkas perkara empat orang pelaku pembantaian beruang madu masing-masing yaitu JS, S, S dan BP, telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Riau (22/5). Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, segera menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Tinggi Riau.

“Semoga penangkapan ini memberikan efek jera. Jika masih ada pelaku yang masih nekat, Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera bersama instansi terkait akan segera menangkap dan melakukan proses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Sembiring kepada pers (27/5).

Pelaku disergap oleh Tim yang terdiri dari SPORC Brigade Beruang Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, Satuan Reskrim Polres Indragiri Hilir, sekitar pukul 14.00 di Desa Karya Tunas Jaya Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir, Riau (2/4).

Pada TKP pertama, Tim berhasil mengamankan JS yang berperan sebagai tukang sembelih beruang, dan dari penangkapan tersebut ditemukan bagian-bagian tubuh beruang berupa kulit, potongan kaki, tengkorak kepala, dan beberapa potongan daging beruang.
Menindaklanjuti informasi dari JS, sekitar pukul 16.00, Tim menuju rumah pelaku lainnya yakni GS yang juga berperan sebagai penyembelih dan Tim menemukan barang bukti yang diamankan berupa saru pucuk senapan angin, satu pisau dan satu karung potongan-potongan daging beruang.

Kemudian Tim berhasil mengamankan FB yang berperan sebagai tukang sembelih juga. Pelaku lainnya JP ditemukan di rumahnya setelah ditunjukkan oleh S. Barang bukti yang diamankan dari rumah JP adalah bagian-bagian tubuh beruang dan 1 karung berisi tali-tali nilon yang menurut JP merupakan perlengkapan jerat beruang.

Penyidik menjerat tersangka dengan pasal Pasal 21 Ayat 2 Huruf a dan atau Huruf d Jo. Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo. PP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal 100 juta rupiah (lw).


Foto: abri
Share:

Wisata Religi Borobudur di Hari Waisak

Magelang/Jateng (WartaMerdeka) - Kegiatan perjalanan wisata pengenalan/Famtrip ini mengambil obyek wisata di kawasan Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah dan Yogyakarta, berlangsung selama 6 hari dari 27 Mei hingga 1 Juni 2018. 

Peringatan Hari Waisak 2562 BE pada 29 Mei nanti, dimanfaatkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) adakan Familirization Trip (Famtrip) dengan mengundang 16 Pemuka Agama Budha (Monk) dan media (jurnalis) dari Thailand dan Vietnam. 

Kegiatan yang digagas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar bekerjasama dengan KBRI Hanoi, Vietnam serta perwakilan Bhante dari Indonesia, merupakan upaya mempromosikan pariwisata Indonesia melalui perayaan Waisak 2018 (2562 BE) yang dirayakan oleh umat Budha di Indonesia dan dari seluruh dunia yang di pusatkan di Kompleks Candi Borobudur pada 29 Mei 2018 mendatang. 

"Kegiatan famtrip ini sebagai upaya mempromosikan Candi Borobudur dan sekitarnya kepada para monk dan pengikutnya; komunitas umat Buddha, dan para jurnalis dari Thailand dan Vietnam guna meningkatkan kunjungan umat Budha sebagai wisman datang ke Indonesia,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Prof.DR. I Gde Pitana, M.Sc (27/5). 

Peserta Famtrip Vesak Day 2562 BE, terdiri dari enam jurnalis, sembilan monk dari Thailand dan Vienam, dan satu pendamping dari KBRI Hanoi, akan mengunjungi obyek wisata di sekitar Borobudur Magelang dan Yogyakarta antara lain; Candi Borobudur, Prambanan, Sewu, dan Ratu Boko, Desa Wisata Candirejo, Omah Kecebong Tourism Village, Keraton dan Taman Sari Yogyakarta, serta Malioboro. 

Perjalanan wisata pengenalan perayaan Waisak dimulai dengan prosesi arak-arakan dari pelataran Candi Mendut yang terbagi dalam tiga tahap. Pertama, pengambilan air berkat dari mata air (umbul) Jumprit di Kabupaten Temanggung dan penyalaan obor menggunakan sumber api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan. Kedua, ritual Pindapatta, yaitu pemberian dana makanan kepada para bhikkhu/bhiksu oleh masyarakat (umat) untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan kebajikan. Ketiga, ritual Samadhi pada detik-detik puncak bulan purnama. Penentuan bulan purnama berdasarkan perhitungan falak sehingga puncak purnama bisa terjadi pada siang hari. 

Foto: Dispen.Kemenpar 
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar