Senin, 09 Juli 2018

Menteri Pariwisata Dukung Miss Earth Indonesia Perkuat Isu Lingkungan

Jakarta (WartaMerdeka) - “Pariwisata merupakan sektor yang paling kecil menimbulkan kerusakan karena prinsip pembangunan pariwisata adalah _suistainable_ atau berkelanjutan. Lingkungan yang terjaga merupakan aset bagi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan,” ujar Menteri Pariwisata/Menpar Arief Yahya menjawab pertanyaan salah satu finalis Miss Earth Indonesia (MEI) 2018 dalam acara 30 Finalis MEI 2018 saat bertatap muka di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kemenpar (5/7).

Menpar Arief Yahya menggambarkan bagaimana pariwisata _concern_ terhadap sustainable tourism. “Misalnya dari 1.000 hektar hutan, yang dikelola sekitar 10% atau 100 hektar dari lahan itu hanya 10 hektar ada tapak bangunan. Ini artinya, hanya 1% yang digunakan oleh pariwisata sedangkan 99% menjadi aset yang harus dipelihara agar menjadi daya tarik untuk didatangani wisatawan,” ujar Menpar. 

Menpar juga menjawab pertanyaan finalis seputar investasi di sektor pariwisata yang didominasi oleh investor asing. Investasi di sektor pariwisata di 2014 semula sebesar US$ 700 juta dengan komposisi 10% investor domestik dan 90% investor asing, namun pada 2016 meningkat menjadi US$ 1 miliar dengan komposisi 30% domestik dan 70% asing. “Tahun 2017 meningkat menjadi US$ 1,8 miliar dengan komposisi kembali ke semula 10% investor domestik dan 90% investor asing. Saya coba menganalisa mengapa hal ini terjadi? Penyebabnya antara lain tidak adanya insentif bagi investor kita yang terjun ke usaha pariwisata,” papar Menpar. Sisi positif dominasi investor asing di sektor pariwisata berdampak membawa modal dan mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman). 

Miss Earth Indonesia (MEI) 2018 diselenggarakan oleh Yayasan EL JOHN Indonesia melalui EL JOHN Pageants dan didukung Kemenpar serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kini MEI memasuki tahun ke-6 dengan tema ‘The Real Implementation of Sustainable Development’. 

CEO EL John Indonesia Johnnie Sugiarto menyebut para finalis MEI 2018 memasuki karantina dimulai pada 25 Juni 2018 di Ibis Budget Hotel Jakarta Daan Mogot ditandai dengan acara _welcome dinner_. Selama karantina mereka mendapat pembekalan di bidang lingkungan, _public speaking_, pariwisata, dan kecantikan. 

Rangkaian acara MEI 2018 akan ditutup dengan Grand Final Miss Earth Indonesia 2018 yang berlangsung di Sun City Grand Ballroom Jakarta pada 6 Juli 2018, disiarkan langsung secara _live streaming_ melalui YouTube dan EL JOHN TV tepat pukul 19.00 WIB (aa/ab). 

Foto: Dok.Kemenpar
Share:

Jumat, 06 Juli 2018

KLHK Gelar Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam di Candi Prambanan


Jakarta (WartaMerdeka) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK sambut peringatan puncak Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) pada 10 Agustus mendatang, melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) menyelenggarakan Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTN TWA) di Candi Prambanan pada 6 – 8 Juli 2018. 


"Festival ini bertujuan agar masyarakat lebih mengenal keberadaan 54 TN dan 118 TWA yang tersebar di seluruh Indonesia, beserta potensi keindahan alamnya, keanekaragaman tumbuhan dan satwanya, serta berbagai atraksi wisata yang dimilikinya", jelas Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK), Ditjen KSDAE, Dody Wahyu Karyanto (04/07). 



Beragam acara akan memeriahkan festival ini, seperti pameran yang diikuti oleh Balai Besar/Balai Taman Nasional dan Balai Besar/Balai Konservasi Sumber Daya Alam, serta berbagai pihak yang bergerak di wisata alam. Kegiatan FTN TWA terdiri dari talkshow dengan berbagai tema, festival seni dan budaya, festival film pendek, festival fotografi, National Park Travel Fair, Open Trip ke Taman Nasional, serta Marathon Mountain Bike TN Gunung Merbabu ke TN Gunung Merapi. 



Pada kesempatan yang sama, Direktorat PJLHK juga akan meluncurkan beberapa produk layanan wisata alam di kawasan konservasi yaitu : aplikasi android “Wisata Alam Indonesia”, jingle “Ayo Ke Taman Nasional”, serta aplikasi tiket elektronik wisata konservasi. 



“Masih banyak masyarakat yang kesulitan menemukan informasi yang tepat dan akurat mengenai TN dan TWA, sehingga kami membangun aplikasi informasi Wisata Alam Indonesia, yang dapat diunduh di Apps playstore, serta jingle “Ayo Ke Taman Nasional”, akan membangun kelekatan pesan kita dengan produk-produk wisata yang sedang kami promosikan," lanjut Dody. 



Sementara itu, Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno menuturkan, "konservasi bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga mengharuskan keterlibatan pihak-pihak lain sebagai mitra. Keterlibatan masyarakat dalam promosi dan publikasi, dapat menjadi langkah strategis membantu pemerintah menjadikan kawasan konservasi sebagai salah satu sumber devisa dari sektor pemanfaatan jasa lingkungan.” 



Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor penyumbang devisa negara yang besar. Pada periode 2013-2015, peringkat sektor pariwisata naik dengan jumlah sumbangan terhadap devisa negara sebesar rata-rata USD 11,15 miliar per tahun. Dari total wisatawan mancanegara/wismam ke Indonesia dan perjalanan wisatawan nusantara/wisnus sebagian berkunjung ke kawasan konservasi. 



"KLHK mencatat selama 2012 jumlah wisnus naik dari 4,32 juta orang menjadi 7,29 juta orang pada 2016. Selama 2012-2016 rata-rata jumlah wisatawan ke kawasan konservasi sebanyak 5,30 juta orang per tahun, yang tersebar di TN dan TWA. Mayoritas wisnus berkunjung ke TWA, sedangkan wisman lebih senang berkunjung ke TN", papar Wiratno (ab). 



Foto: abri
Share:

Kamis, 05 Juli 2018

Kopi Pahit Cegah Buta Karena Diabetes


Bekasi, (WartaMerdeka) - Ada pengalaman ayah saya ketika  pulang habis Lebaran hari kedua tahun 2017, dari Tangerang ke Bekasi.

Di jalan tiba" ia minta saya membantu melihat jalan. Karena mata kanannya mendadak kabur atau tidak bisa lihat...

Keesokan harinya, saya mengantarkan ayah ke RSUD Kota Bekasi. Dari hasil Lab, ternyata Gula Darah ayah saya sampai 500. Mungkin karena kemarin banyak makan dan minum yang manis".

Lama ayah tidak dapat menyetir mobil sendiri, karena penglihatan mata kanannya sudah kabur parah.

Sampai suatu hari ayah bertemu dengan temannya, yang seorang Peneliti di Jakarta, lalu ia menceritakan awal mulanya, mengapa penglihatan mata kanannya menurun drastis...

Teman ayah menyarankan untuk konsumsi "Kopi Hitam Pahit" yang banyak dijual di pasar tradisional.

Alhamdulillah.. Setelah 2 minggu konsumsi "Kopi Pahit" mata ayah saya berangsur baik, dan kini ayah saya sudah bisa menyetir mobil kembali, tanpa harus ada yang menemani di sebelahnya...

Cara Terapi Kopi Hitam Pahit (tanpa gula):

Minumlah kopi secukupnya saja, tidak berlebihan.

Dan yang lebih penting, kopi dikonsumsi tanpa gula, sebanyak dua kali sehari, secangkir setelah sarapan dan secangkir setelah makan malam jam 19-an.

Kopi Hitam Pahit memberikan manfaat bagi tubuh, terutama bagi penderita diabetes, karena mengandung:
60 persen Nutrisi.
20 persen Vitamin
10 persen Kalori
10 persen Mineral.

Manfaat meminum Kopi Pahit bagi Kesehatan Tubuh:

- Meningkatkan daya ingat
- Membantu otak tetap aktif
- Mencegah dimensia dini
- Meningkatkan kecerdasan, kafein merupakan simultan psikoaktif yang bereaksi dengan tubuh dan dapat meningkatkan mood, energi dan fungsi kognitif seseorang
- Membantu membersihkan "isi perut", jadi akan sering buang air kecil
- Membuang racun dan bakteri dalam tubuh yang ada di perut keluar bersama urine
- Membantu menurunkan berat badan, karena dapat membakar lemak
- Dapat meningkatkan metabolisme tubuh
- Mengatasi penyakit jantung, mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh sehingga menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
- Sebagai antioksidan, secangkir kopi mengandung vitamin B2, B3 dan B5 serta mangan, magnesium dan kalium

*Semoga info ini cocok dan  bermanfaat*

Sumber : Sate Jawa

Foto : Istimewa
Share:

Kampanye Perubahan Iklim Di Indonesia Terus Digalakkan



Makasar (WartaMerdeka) - Masalah perubahan iklim sudah menjadi pembahasan umum yang tiada henti di seantero dunia, termasuk Indonesia. Karena dampak dari perubahan iklim seperti bencana kekeringan, banjir, longsor, dan masih banyak lagi, akan dirasakan langsung oleh masyarakat dunia. 



Itu sebabnya, pembahasan tentang perubahan iklim gencar dilakukan, seperti yang didiskusikan dalam Workshop Ahli Perubahan Iklim Regional Sulawesi bertemakan Dampak Perubahan Iklim di Kawasan Wallacea, yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK di Makasar (4/7). 



Indonesia dinilai oleh banyak negara sahabat relatif dianggap lebih baik dibandingkan dengan negara berkembang lainnya. Bahkan Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara percontohan implementasi Paris Agreement, seperti diungkapkan Mahawan Karuniasa, dosen Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya, upaya perubahan iklim masih dianggap hanya menjadi tugas dan tanggungjawab sektor lingkungan hidup saja. Padahal sebenarnya, upaya mitigasi atau penurunan emisi gas rumah kaca adalah tindakan perubahan perilaku pembangunan, yang melibatkan semua sektor. 



Disisi lain masih banyak istilah-istilah ilmiah maupun bahasa konferensi internasional belum diterjemahkan kedalam pamahaman sederhana bagi masyarakat umum dan para pihak. Akibatnya, pemahaman tentang perubahan iklim beserta dampaknya masih sangat terbatas dan perlu ditingkatkan. 



Rembuk nasional dan rembuk daerah perubahan iklim dapat menjadi sarana untuk membumikan isu global perubahan iklim kedalam kehidupan sehari-hari yang mudah difahami seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, seluruh pihak, termasuk anggota legislatif maupun para politisi, tokoh masyarakat termasuk masyarakat adat, sektor swasta turut berembuk bersama untuk menghadapi perubahan iklim, dari tingkat nasional sampai tingkat desa atau kampung.



Gagasan ini disampaikan Mahawan Karuniasa, selaku Ketua Umum Jaringan Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan Indonesia, yang menjadi salah satu pembicara. Rembuk perubahan iklim ini juga akan sejalan dengan Talanoa Dialogue yang baru saja dikembangkan UNFCCC. Talanoa sendiri adalah bahasa Fiji yang berarti mencerminkan proses yang inklusif, partisipatif, dan transparan. 



Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dodo Gunawan juga menyampaikan bahwa di masa mendatang, banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau atau cuaca ekstrim akan lebih sering terjadi di Indonesia. Di 2016 sendiri bencana hidrometeorologis meningkat 16 kali dibandingkan 2002, artinya selain mitigasi, upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim kian menuntut untuk kerja bersama (dm).  Foto: Dok.KLHK 
Share:

Senin, 02 Juli 2018

Perlengkapan Angkatan Darat untuk Perlindungan dari Serangan Udara

Jakarta (WartaMerdeka) - Amerika Serikat/AS merupakan negara paling banyak terlibat dalam pertempuran di sejumlah kawasan dalam hampir tiga dekade ini.

Dalam upaya melindungi pasukan darat dari ancaman serangan udara, mereka membutuhkan sistem pelindung yang ampuh dan modern, misal sarana anti-drone hingga sistem senjata peluru kendali anti serangan udara.

Dari berbagai kajian yang dilakukan di AS, mereka masih belum menemukan sistem yang dapat memenuhi ketentuan standar umum yang digariskan untuk kebutuhan Angkatan Darat.  Namun sebagai upaya sementara (interim), akhirnya dijatuhkan pilihan pada metode senjata misil anti serangan udara dari Leonardo DRS. 

Sistem senjata/sista ini dapat dipasang pada platform kendaraan, seperti diantaranya kendaraan tempur lapis baja beroda ban Stryker. Sista yang disebut sebagai Interim Maneuver-Short-Range Air Defense system dipercayakan pembuatannya kepada Leonardo DRS yang dikembangkan untuk dipasang pada Ranpur Stryker.  

Paket sista tersebut akan terdiri dari peluncur misil Stinger dari Raytheon.  General Dynamics Land Systems (GDLS) yang memproduksi Stryker juga akan bertindak sebagai integrator untuk system IM-SHORAD (Interim Missile-Short Range Air Defence). Pihak Boeing juga mengharapkan untuk dapat berpartisipasi dalam program ini dengan menawarkan rangkaian kubah Avenger. Apabila menggunakan kubah Avenger maka Boeing akan satu tim dengan GDLS.

Namun dari demonstrasi SHORAD di Area penembakan misil White Sand, New Mexico pada September tahun lalu, pihak Angkatan darat juga memperhitungkan cara lain, diantaranya Iron Dome dari Rafael, Israel dan Flying Tiger dari perusahaan Hanwha, Korea Selatan.
Selanjutnya, diharapkan IM-SHORAD ini mampu menggabungkan sista misil Stinger dan Longbow Hellfire. Selain senapan mesin coaxial M230 kaliber 7,62mm, serta radar multimission hemispheric “Rada”.

Apabila kontrak ini sudah dapat berjalan, DRS akan menyerahkan paket peralatan misi yang pertama pada Februari 2019, lalu GDLS akan melakukan integrasi sepenuhnya untuk purwa-rupa pada April 2019.  Purwa-rupa tahap akhir diharapkan dapat diserahkan kwartal pertama tahun anggaran 2020 (mah/ab).

Foto: istimewa
Share:

Kamis, 14 Juni 2018

Inovasi Kemenpar dan KPAI Buat Formula Wisata Ramah Anak


Jakarta (WartaMerdeka) - Kementerian Pariwisata dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia/KPAI, buat formula khusus bagi penyelenggaraan pariwisata yang ramah anak, terutama pada hari liburan sekolah tahun ajaran 2017/2018 terkait dengan libur Idul Fitri 1439 H. 



Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, menyampaikan bahwa “isu terhadap keselamatan anak yang sedang beriwisata ini akan mencuat. Kami menyikapi isu ini secara serius. Kami akan bekerjasama dengan _stakeholder_ untuk menetapkan standar wisata ramah anak.” 



Menurut Rizki, upaya yang bisa dilakukan dalam pariwisata ramah anak misalnya penyedia jasa bisa memberikan himbauan mengenai arena wisata tertentu yang hanya boleh dikunjungi oleh usia dewasa, atau ada batas tinggi badan yang diterapkan sehingga tinggi badan tertentu tidak boleh masuk. Selain itu, penyedia jasa pariwisata harus memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung. Di sisi lain, pengunjung juga diharapkan menaati peraturan yang diberikan oleh pengelola lokasi wisata. 



Standar _nomadic tourism_,  _digital tourism_ akan disusun kembali bersama asosiasi pariwisata misalnya agen travel dan komunitas seperti apa yang bisa membuka _open trip_ dan bagaimana standarnya. Tempat bermain juga harus memiliki SOP (standar operasi prosedur), sesuai dengan usia sehingga bila ada kemungkinan anak terjatuh, harus ada pengaman atau bila tidak ada, makan orang tua dan petugas mengawasai. 



Rizki melanjutkan, kerja sama ini harus dilanjutkan karena isu seperti ini akan semakin banyak. Kemenpar akan menggandeng pihak terkait untuk mencari standar internasional. Tujuan mengangkat isu ini adalah berkurangnya tingkat kecelakaan anak di lokasi wisata. 



Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan pariwisata ramah anak. Pertama, aspek keamanan harus menjadi dasar penyelenggara wisata dan _stakeholeder_ agar anak-anak terjamin keselamatannya. Kedua kenyamanan, dimana penyelenggara atau pelaku wisata harus memberikan info cukup kepada pengguna jasa, kenyamananan memadai, serta memberikan tanda-tanda peringatan. 
Ketiga, terkait aksesibilitas karena aspek ini bertujuan agar semua anak Indonesia harus terfasilitasi. Diharapkan anak berkebutuhan khusus bisa menikmati wisata di tempat wisata, khususnya wisata edukasi supaya tidak ada diskriminasi. 



Sementara itu, Ketua KPAI Susanto mengatakan, saat liburan pihaknya memberikan perhatian pada lokasi wisata terutama saat mudik ini. KPAI memperkirakan jumlah wisatawan di zona wisata sangat tinggi.  Dia menyarankan agar menghindari destinasi wisata alam yang tidak pas untuk anak di bawah usia 3 tahun atau batita. Manajemen pariwisata harus memberikan info yang jelas anak untuk pergi ke mana.  



Susanto juga mengatakan orang tua harus memberi arahan dan mempunyai persiapan lebih bila mengajak anak ke lokasi wisata. "Mempersiapkan _guidance_ kepada anak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Termasuk saat anak-anak ingin melakukan _selfie_ pada posisi yang membahayakan. Orang tua harus memberi pemahaman," kata Susanto. 



Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kolaborasi antara Kemenpar dan KPAI. Menurutnya, saat ini di Indonesia berbagai destinasi sudah sangat ramah bagi keluarga dan anak-anak. 



Menurut laporan The Telegraph, pariwisata Indonesia masuk dalam Top 20 Fastest Growing Travel Destinations in the world. Negara lain seperti Malaysia, Singapura dan Thailand adalah negara relatif kecil dan Indonesia besar. Indonesia adalah negara besar dengan kecepatan yang sangat tinggi. "Jadi seluruh yang ada di ruangan ini dan pelosok tanah air, anda kalau berbicara tentang pariwisata kepala kita harus tegak. Kita sudah masuk pada jajaran pemain dunia," tegas Menpar Arief. 



Menurut data KPAI, tahun 2011-2017 ada 1758 kasus _trafficking_ anak (diskotik, karaoke, dan tempat hiburan malam). Tahun 2011-2017  ada 442 kasus anak di Bareskrim Polri Bidang PTPPO. Tahun 2005-2017 1155 korban anak. Data tahun 2018, ada 8 kasus trafficking, 13 kasus eksploitasi seks komersial anak, 9 kasus prostitusi, 2  kasus eksploitasi pekerja anak (pn)  Foto: Dok.Kemenpar - Sumber IndonesiaMandiri.id
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar