Sabtu, 31 Maret 2018

Arti Bela Negara Bagi Warga Binaan di LP Cipinang

Jakarta (WartaMerdeka) -  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Yasonna Laoly untuk pertama kalinya melakukan kegiatan bersama tentang Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Jakarta (29/3).
“Acara ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis serta tepat waktu ditengah upaya pemerintah untuk terus menggalakan nilai-nilai Kesadaran Bela Negara sebagai bagian integral dari program revolusi mental dalam visi negara kita Presiden Jokowi. Tak terkecuali warga binaan yang ada di lembaga pemasyarakatan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari komponen bangsa Indonesia yang setara. Keberadaan negara kita ini baik atau tidaknya semua tergantung dari warga masyarakat Indonesia,” jelas Menhan.
Lebih lanjut Menhan menyampaikan bahwa bila seseorang sudah memiliki cinta yang mendalam maka dia akan tulus dan ikhlas ingin membangun negaranya bahkan rela berkorban dan siap mati untuk membela tanah airnya. Terlebih guna menghadapi segala bentuk ancaman, semua rakyat wajib ikut dalam mempertahankan bangsa dan negara kesatuan, salah satunya adalah program bela negara menghadapi ancaman yang nyata berupa teroris, bencana alam, masalah perbatasan, pencurian sumber daya alam, perdagangan narkoba dan manusia, cyber juga yang lainnya.
Sedangkan Menteri Hukum dan HAM menekankan bahwa Bela Negara bukan hanya tanggung jawab dari Kementerian, TNI-Polri atau TNI saja tetapi seluruh anak-anak bangsa wajib hukumnya untuk membela negara termasuk anak-anak ku semua warga binaan. “Walaupun kamu berada di dinding terbatas namun kreatifitas kalian tidak boleh terbatas dan harus mampu berimajinasi melampaui dinding-dinding ini dan membuktikan kepada dunia dan Indonesia bahwa kalian dapat berkontribusi untuk bangsa ini,” jelas Menkumham.
“Tidak ada manusia yang sempurna yang ada di dunia ini dalam kehidupannya pernah terjatuh melakukan sesuatu yang salah. Tetapi manusia punya kemampuan untuk merobah dirinya menjadi orang yang bertobat, menunjukan dirinya mampu berbuat kembali, mampu menjadi anak-anak bangsa yang dapat berkontribusi untuk bangsa dan negara ini dan kalian dapat buktikan itu,” hibur Menkumham (aa) | Foto: istimewa
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar

Arsip