Sabtu, 17 Maret 2018

Penerbangan Nasional Dukung Pariwisata dan Perekonomian


Jakarta (WartaMerdeka) - “Kelancaran transportasi penduduk serta arus barang dan jasa merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan. Dengan meningkatnya produksi sektor transportasi udara, berarti transportasi penduduk serta arus barang dan jasa juga semakin lancar. Hal tersebut mempunyai kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian nasional serta pariwisata karena bertambah banyaknya wisatawan asing yang datang ke Indonesia,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso. 

Dinamika penerbangan nasional baik penumpang maupun kargo pada 2017 meningkat dibanding 2016. Pada 2017, jumlah total penumpang penerbangan Indonesia bahkan sudah melebihi angka 100 juta penumpang. Ini mengindikasikan bahwa dukungan penerbangan nasional untuk pembangunan dan pengembangan pariwisata serta pertumbuhan perekonomian nasional sangat besar. 


Menurut Agus, dengan kondisi geografis kita berbentuk kepulauan, sektor transportasi udara memegang peranan sangat vital. Karena ciri transportasi udara yang cepat, lincah, serta sehari bisa terbang berkali-kali ke aneka kota dan menjangkau berbagai wilayah namun tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan. 



“Untuk itu sektor ini harus terus mendapat perhatian khusus dengan seksama sehingga tetap berjalan sesuai dengan koridor aturan-aturan penerbangan yang berlaku,” lanjut Agus lagi. 



Untuk itu Agus mengharapkan kerjasama antar para pemegang kepentingan di bidang perhubungan udara serta masyarakat yang saat ini sudah terjalin baik bisa ditingkatkan lagi. Hal ini mengingat tantangan ke depan semakin besar, terutama dengan akan semakin meningkatnya jumlah penumpang dan barang yang akan dilayani oleh sektor penerbangan. 



Dari data dihimpun Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara, jumlah total penumpang penumpang angkutan udara yang dilayani maskapai nasional pada 2017 mencapai 109.385.106 penumpang. Jumlah ini meningkat 9,6 persen dibanding 2016 lalu di mana jumlah penumpangnya 99.762.611. 



Untuk jumlah penumpang domestik, pada 2017 lalu berjumlah 96.890.664 penumpang, meningkat 8,4 persen dibanding 2016 berjumlah 89.385.365 penumpang. Sedangkan penumpang internasional 2017 berjumlah 12.494.442 penumpang, meningkat 20,4 persen dibanding 2016 berjumlah 10.377.246 penumpang. 



Market share penumpang domestik terbanyak masih dipegang oleh Lion Air dengan jumlah 33.131.053 pnumpang atau 34 persen dan disusul Garuda Indonesia dengan 19.601.133 penumpang atau 20 persen. Sedangkan market share penumpang Internasional terbanyak dipegang oleh Garuda Indonesia dengan 4.833.194 penumpang atau 39 persen dan disusul oleh Indonesia AirAsia dengan 3.273.758 penumpang atau 26 persen. 



Sementara itu untuk kargo udara, pada 2017 tercatat sebesar 729.194 ton atau meningkat 1,8 persen dibanding tahun 2016 yang sebesar 715.936 ton. 



Selain produksi maskapai nasional, Direktorat Angkutan Udara juga mencatat produksi maskapai internasional yang melakukan penerbangan ke Indonesia selama tahun 2017. Jumlah penumpang yang diangkut maskapai asing tersebut berjumlah 19.061.737 penumpang dengan jumlah kargo mencapai 384.936 ton (fy/ab). 



Penumpang dan market share domestik maskapai nasional tahun 2017 



1. Lion Air 33.131.053 34 % 
2. Garuda Indonesiab 19.601.133 20 % 
3. Citilink 12.229.188 13 % 
4. Batik Air 10.079.902 10 % 
5. Sriwijaya Air 9.745.162 10 % 
6. Wings Abadi 5.896.727 6 % 
7. NAM Air 2.437.318 3 % 
8. Indonesia AirAsia 1.087.946 1 % 
9. Indo AirAsia Extra 1.033.969 1 % 
10. Trigana Air Service 686.641 1 % 
11. Travel Express 461.499 0 % 
12. Kalstar Aviations 455.942 0 % 
13. Transnusa 25.126 0 % 
14. Asi Pujiastuti 19.058 0 % 



Penumpang dan market share Internasional maskapai nasional tahun 2017 



1. Garuda Indonesia 4.833.194 39 % 
2. Indonesia AirAsia 3.273.758 26 % 
3. Lion Air 2.234.970 18 % 
4. Indo AirAsia Extra 1.256.037 10 % 
5. Batik Air 499.012 4 % 
6. Sriwijaya Air 283.936 2 % 
7. Citilink 45.586 0 % 
8. Travel Express 42.327 0 % 
9. NAM Air 25.622 0 % 
10 besar penumpang dan market share maskapai asing tahun 2017 



1. Airasia Berhard 2,713,612 14.24% 
2. Singapore Airlines 2,085,777 10.94% 
3. Jetstar Airways 1,399,421 7.34% 
4. China Airlines 1,007,253 5.28% 
5. Cathay Pacific 978,178 5.13% 
6. Qatar Airways 950,120 4.98% 
7. Malindo Air 864,197 4.53% 
8. Jetstar Asia Airways 852,132 4.47% 
9. Saudi Arabian Airlines 660,539 3.47% 
10. Tiger Airways 648,280 3.40% 



Foto: IndonesiaMandiri
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar

Arsip